Reses di Mesuji, Budi Yuhanda Siap Prioritaskan Jalan Usaha Tani

Oke Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan VI Budi Yuhanda melaksanakan kegiatan Reses di dua Kecamatan Kabupaten Mesui, yakni di Rawajitu Uatara dan Mesuji Timur.

Dalam reses tersebut, kata Budi, permasalahan Infratruktur Jalan sangat memprihatinkan, mayoritas warga mengeluhkan Jalan yang sangat parah terlebih saat curah hujan tinggi seperti sekarang ini.

“Tidak ada upaya penanganan cepat dari pemerintah setempat, ini terlihat banyaknya kendaraan yang terplater di sepanjang jalan selalu ada jalan lumpur yang mengakibatkan tidak hanya kendaraan roda 4 bahkan roda dua pun tak sedikit yang terplater,” jelasnya (18/5).

Lambatnya penanganan pemerintah setempat menjadikan semakin buruknya kondisi jalan.

“Kami juga berdialog dengan petani penghasil gabah di dua kecamatan ini, seperti diketahui 2 kecamatan ini adalah salah satu daerah penyumbang surplus padi terbesar di Provinsi Lampung, namun tidak ada bentuk apresiatif dari pemerintah, mereka mengeluhkan harga panen yang murah, dan tingginya biaya operasional karena kondisi jalan yang rusak,” terangnya.

Belum lagi, tambah dia, jalan menuju lahan pertanian yang tidak bisa dilalui roda empat sehingga harus dilansir menggunakan roda dua, itu pun kondisinya memprihatinkan.

“Mereka menggunakan jasa ojek yang juga memerlukan biaya yang tidak sedikit, para petani berharap di setiap kelompok persawahan ada jalan usaha tani yang permanen dan baik sehingga memudahkan para petani untuk mengangkut hasil panen mereka. Paling tidak bisa menekan biaya pengeluaran mereka,”ucapnya.

Anggota Fraksi NasDem Provinsi Lampung ini juga mengaku kecewa terhadap pemerintah setempat karena tidak merasakan penderitaan para petani.

“Jangan jadikan corona sebagai alasan klasik, alat berat kita kan banyak. Inshaallah kita akan upayakan untuk memperjuangkan perbaikan Jalan Usaha Tani di 2 kecamatan ini di Tahun Anggaran mendatang,”pungkasnya. (Red)

Gelar Reses, Hanifal Serap Aspirasi Petani Singkong

Oke Lampung – Anggota DPRD Lampung Dapil VI (Tuba, Tuba Barat dan Mesuji) Hanifal melanjutkan giat reses-nya di tiga Kabupaten tersebut.

Dalam tatap muka dengan masyarakat yang mengedepankan protokoler kesehatan dari pemerintah ini, Ketua Fraksi Partai Demokrat Lampung ini dihadapkan dengan berbagai keluhan masyarakat sekitar, seperti infrastruktur jalan, pembagian BLT yang tidak merata, harga pertanian terutama singkong dan karet yang anjlok.

“Aspirasi dari masyarakat ini tentunya akan kita masukkan dalam laporan hasil reses untuk kita perjuangkan di Tahun Anggaran mendatang,” jelas Sekretaris Komisi III DPRD Lampung ini (19/5).

Dalam kegiatan tersebut juga, Hanifal memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan membantu pengobatan salah satu anak di Tiuh Tirta Motor, Kecamatan Tulangbawang Tengah yang terkena penyakit hydrocapilus. (Red)

Jaring Aspirasi, RMD Dicurhati PKH

Oke Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menggelar reses dan membagi – bagikan sembako, masker dan hand sanitizer kepada warga Kelurahan Kampung Baru dan Rajabasa.

Dalam kesempatan itu, warga banyak mengeluhkan terkait PKH dimana sejumlah warga mengakui mereka telah terdaftar sebagai penerima PKH sejak 2018 namun hingga kini bantuan yang dijanjikan masuk ke rekening belum juga mereka dapatkan.

“Saya sejak 2018 sudah terdaftar sebagai penerima bantuan PKH, namun sampai sekarang saldo di rekening tetap nol rupiah. Sementara di sisi lain, saya gak dapat bantuan apa pun lantaran saya sudah terdaftar nerima PKH,” ungkap Farida, Selasa (19/05).

Keluhan tersebut pun dibenarkan puluhan warga lain yang saat itu menghadiri acara reses Rahmat Mirzani Djausal di Rajabasa. Saat ditanyai terkait pendamping yang berasal dari dinas social, Farida menyebutkan selama ini pihaknya didampingi oleh Lita.

“Kami di sini dibagi kelompok – kelompok gitu, dan kordinator dari dinasnya Mbak Lita. Tapi masalah duit itu, saya gak pernah terima,” tukas Farida.

Farida dan puluhan warga lainnya mengakui telah mengantongi kartu sebagai penerima bantuan PKH. Tak hanya itu saja, sejumlah warga juga mengakui untuk bantuan beras pun, sudah tiga bulan ini dibekukan.

“Bahkan sekarang aja sudah diblokir, gak bisa diambil,” seru Farida.

Hingga kini, diakui Farida, dirinya dan puluhan warga penerima PKH masih terdaftar. “Makanya nasib kami ini gimana, terima kartu PKH tapi gak pernah terima. Sementara karena sudah terdaftar PKH, gak bisa dapat bantuan apapun,” keluhnya.

Sementara itu, seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan dirinya sudah sering mengajukan kepada RT setempat untuk bisa mendapatkan bantuan PKH atau bantuan sosialnya, namun hingga kini permohonan tersebut belum juga diberikan.

“Saya sudah sering ngajuin ke RT, sudah kumpul syarat yang diminta, seperti KTP KK dan keterangan tidak mampu, namun sampai sekarang belum juga saya terima bantuan dalam bentuk apapun,” tandas warga Gang Yahya ini.

Menanggapi persoalan tersebut, Mirza berjanji pihaknya akan mendata kembali warga yang sudah terdaftar menerima PKH namun belum pernah mencicipinya.

“Nanti tolong semua warga yang sudah punya kartu PKH namun belum juga menerima bantuan PKH-nya, tolong foto kartunya lalu kirim ke tim saya yang ada di sini, atau bisa melalui staf saya, Pak Asroni ini, Insya Allah akan saya kordinasikan dengan dinas sosial,” ujarnya. (Red)

Turun ke Dapil, DRB Dicurhati Dampak Covid-19

Oke Lampung – Pandemi Covid-19 yang mewabah Indonesia bahkan dunia, sangat terasa dampaknya bagi masyarakat, terutama di sektor perekonomian.

Ya, efek domino perekonomian yang ditimbulkan dari virus tersebut sangat berpengaruh ke masyarakat, khususnya masyarakat kecil menengah. Sebab, tak sedikit perusahaan maupun lapangan pekerjaan yang tutup, sehingga menyebabkan PHK massal bagi para buruh.

Bantuan dari pemerintah, berupa BLT atau yang lainnya pun dirasa masih minim. Hal ini menjadi perbincangan hangat Anggota DPRD Lampung Dapil V (Lampura dan Waykanan) Deni Ribowo (DRB) saat menggelar reses di dapilnya, kemarin.

“Warga yang tidak menerima bantuan dari pemerintah ternyata masih ada. Mereka minta solusi, dan tentunya akan saya akomodir untuk Kordinasi dengan pihak terkait,” kata DRB seraya menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung juga membagikan sembako untuk warga yang tidak mendapatkan BLT dan yang lainnya.

Selain persoalan tersebut, masalah infrastruktur dan pungutan SPP juga menjadi bahasan warga yang ia temuka saat reses kemarin. Hal itu tentunya akan ia tindaklanjuti dalam program kerja mendatang.

Tak lupa juga, Politisi Demokrat ini mengimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokoler kesehatan seperti memakai masker, mengkonsumsi buah dan sayur, mencuci tangan dengan sabun serta jaga jarak dan jaga kebersihan.

“Menjaga stamina agar terus prima, sehingga imunitas tubuh akan selalu terjaga. Insyaallah bisa jauh dari Covid-19,” pungkasnya. (Red)

Turun Reses, Warga Lamteng Keluhkan Jalan Rusak ke IMS

Oke Lampung – Anggota DPRD Lampung Fraksi Partai Gerindra I Made Suarjaya (IMS) melangsungkan giat reses-nya di Kabupaten Lampung Tengah.

Bertempat di Kampung Tanjung Iman Kecamatan Buminabung dan Kampung Rajawali Kecamatan Bandar Surabaya, kedatangan Anggota Komisi III DPRD Lampung ini dikeluhkan jalan rusak oleh masyarakat.

“Jalan rusak menjadi perhatian kita, karena ini merupakan aspirasi masyarakat setempat. Tentunya, untuk ke depan akan menjadi prioritas untuk kita tindaklanjuti,” jelasnya.

Dalam Reses tersebut juga, IMS membagikan paket sembako kepada masyarakat guna meringankan sedikit beban masyarakat yang terdampak langsung wabah Covid-19. (Red)

Reses Di Lampura, Yose Rizal Dihadapi Masalah Infrastruktur

OL, LAMPUNGUTARA, – Anggota DPRD Lampung Dapil V (Lampung Utara dan Waykanan) Yose Rizal kembali melanjutkan lawatan reses-nya dalam rangka menyerap aspirasi konstituen.

Masih di Lampung Utara, kali ini Anggota Fraksi PDIP DPRD Lampung tersebut menyambangi masyarakat Kotabumi Selatan, Senin (18/5) petang.

Saat berdialog dengan perwakilan masyarakat, Yose Rizal dihadapi dengan permasalahan-permasalahan yang ada seperti di bidang keamanan, insfrastruktur jalan dan bangunan sekolah.

“Jadi, tadi masyarakat mengeluhkan dengan adanya jalan rusak, dan juga tingkat kriminalitas yang bertambah. Hal ini bisa dikatakan dampak dari Pandemi Covid-19,” ujar Anggota Komisi III DPRD Lampung ini.

Selain itu, kata Yose, masyarakat setempat juga mengeluhkan bangunan gedung sekolah seperti SMA I dan SMP 2 Kotabumi untuk direhab. “Aspirasi-aspirasi ini akan kita tampung terlebih dahulu dan insyaallah akan kita masukkan dalam laporan hasil reses untuk kita tindaklanjuti ke depannya melalui program kerja,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga, Yose membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terkena langsung dampak Covid-19. (Red)

Dewi Nadi Bagi-Bagi Sembako dan Masker Serta Edukasi Warga Soal Pencegahan Covid-19

Oke Lampung – Anggota DPRD Lampung Dapil Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi, ST, menggelar kegiatan Reses bertemu dan bertatap muka langsung dengan masyarakat Kampung Sakti Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah, Rabu (20/05)

Dalam Reses tersebut, Dewi Nadi mengedepankan protokoler Kesehatan dari pemerintah seperti memeriksa suhu peserta yang mengikuti agenda reses dengan alat Thermometer Digital sebagai antisipasi agar seluruh warga yang hadir sedang dalam kondisi sehat serta memastikan seluruh perwakilan masyarakat yang hadir agar menggunakan masker.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

“Kami mohon, ibu bapak semua bersama sama mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah agar dapat segera memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid 19, dengan tetap menjaga jarak, menggunakan masker apabila keluar rumah, untuk tidak berkerumunan, tetap dirumah saja bila tidak ada hal yang  penting, jaga kebersihan, jaga pola hidup sehat dan berdoa kepada TUHAN yang maha Esa agar kita semua terhindar dari wabah virus corona,” ujarnya.

Selain itu, Ni Ketut Dewi Nadi juga berpesan agar masyarakat mampu menjaga pola hidup sehat dan kebersihan lingkungan. “Saya berharap kepada warga masyarakat dusun Sakti Buana kecamatan Seputih Banyak ini agar menjaga pola hidup sehat dengan cara mengkonsumsi buah-buahan contohnya pisang, jeruk dan juga minum jamu untuk stamina dan daya tahan tubuh agar tidak mudah terkontaminasi virus covid-19 dan virus lainnya,” paparnya.

Pada kesempatan kali ini ibu Dewi Nadi (sapaan akrabnya) didampingi oleh suaminya bapak I Komang Koheri SE yang juga sebagai anggota komisi VIII DPR RI turut memberikan bantuan ratusan sak beras dan ratusan masker kain kepada warga masyarakat dusun Sakti Buana dalam rangka antisipasi pandemik virus corona atau covid 19, dan bantuan ini di berikan kepada warga kurang mampu yang sangat terimbas oleh pandemi virus corona.

“Saya berharap bantuan beras dan masker ini dapat sedikit meringankan beban yang ditanggung masyarakat karena saat ini memang kita sedang menghadapi masa masa sulit dan berharap semoga pandemi covid-19 yang menimpa bangsa Indonesia dapat segera sirna dan kita kembali normal kembali seperti sedia kala,” pungkasnya. (Red)

Lewat Reses, Jauharoh Terima Keluhkan Soal BLT Dari Warga Lamteng

Oke Lampung – Anggota DPRD Lampung Dapil Lampung Tengah, Jauharoh Haddad kembali melangsungkan kegiatan reses-nya di Kecamatan Bandar Mataram dan Rumbia.

Dalam reses tersebut, Jauharoh menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pencegahan Covid-19.

“Dalam Reses ini juga kita memberikan bantuan APD ke Puskesmas Kecamatan Putra Rumbia di Desa Bima Karya Utama dan juga memberikan susu UHT kepada tenaga medis. Ada aspirasi selama reses kali ini yang hampir sama muncul di 4 kecamatan yaitu tentang BLT,” jelas Anggota Komisi V DPRD Lampung ini.

Menurutnya, pembagian BLT tidak merata di semua RT, ada dalam 1 RT hanya 3 KK ada pula dalam 1 RT yang 30 KK. “Ini juga dinilai tidak tepat sasaran,” ucapnya.

Kemudian, tambah dia, soal harga gabah dan jagung yang semakin turun. Jadi, menurutnya, seluruh biaya yang dikeluarkan sampai dengan panen tidak sesuai dengan harganya.

Di akhir Reses, Ketua Bapemperda DPRD Lampung ini menyempatkan untuk silaturahmi dengan tokoh-tokoh NU, seperti Ketua MWC NU Kecamatan Bandar Mataran dan Rumbia, Ketua PAC Anshor, Ketua PC Fatayat Lamteng, Ketua PAC Banser, dan Ketua PAC PKB. (Red)

Siti Rahma Dikeluhkan Dampak Covid-19

Oke Lampung – Pandemi Covid-19 merontokkan perekonomian masyarakat. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya lapangan kerja yang mem-PHK para pekerja sehingga meningkatkan angka pengangguran, tak terkecuali di Lampung.

Hal ini menjadi perbincangan hangat Anggota DPRD Lampung Dapil III (Metro, Pesawaran dan Pringsewu) Siti Rahma saat bertatap muka dengan masyarakat Metro dalam agenda Reses Anggota DPRD Lampung periode 2019-2024.

“Masyarakat di Metro mengeluhkan kenaikan iuran BPJS dan terutama dampak Covid-19 seperti PHK massal dan tingkat kriminalitas yang makin meninggi, seperti pencurian dan begal,” jelas Ketua Fraksi NasDem Lampung ini, (17/5).

Hal ini tentunya menjadi pekerjaan bersama semua unsur baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri. “Berbagai upaya akan dilakukan pemerintah untuk membantu masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini. Dan saya imbau masyarakat juga harus terlibat langsung dalam memutus rantai penyebaran virus tersebut,” terangnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dan mematuhi protokoler kesehatan dari pemerintah seperti cuci tangan dengan sabun, memakai masker saat keluar rumah, mengkonsumsi buah dan sayur, serta jaga jarak.

Di akhir Reses, Siti Rahma membagikan paket sembako kepada masyarakat guna meringankan sedikit beban masyarakat yang terdampak langsung wabah Covid-19. (Red)

Lewat Sosper, IMS Ajak Warga Lamteng Perangi Narkoba Dan Covid-19

Oke Lampung – Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil VII (Lampung Tengah) I Made Suarjaya, S.H., M.H kembali turun ke Dapil guna melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya di Kampung Ramayana, Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (1/5)

Dalam Sosper tersebut, Legislator Fraksi Gerindra yang akrab disapa IMS itu mengimbau serta mengajak masyarakat khususnya para pemuda untuk memerangi narkoba, dan melakukan upaya pencegahan sejak dini yang dimulai dari yang terdekat yakni keluarga, lingkungan sekitar, hingga tempat bekerja.

Sembari melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba, IMS juga memberikan sosialisaai tentang pencegahan Covid-19 kepada aparatur Kampung Ramayana, untuk mendata setiap warga yang baru datang dari perantauan, mengawasi masyarakat yang menjadi ODP dan mengoptimalkan dana desa untuk menanggulangi wabah Covid-19.

Kepala Kampung Ramayana, I Made Mertayasa menyambut baik kegiatan sosper yang dilakukan oleh DPRD Provinsi Lampung terkait pencegahan dan penyalahgunaan Narkotika, dan ia menuturkan belum ada kasus narkoba di Kampungnya.

“Saya mengapresiasi kegiatan sosper ini, karena menjadi literasi bagi kami tentang bagaimana cara mecegah penyalahgunaan narkotika di kalangan masyarakat, dan syukur di kampung kami belum ada kasus mengenai narkoba,” ungkapnya.

Mengakhiri kegiatan Sosper, IMS juga membagikan paket bingkisan THR kepada masyarakat dan berharap kegiatan ini mampu meminimalisir peredaran dan penggunaan narkoba khususnya di Kabupaten Lampung Tengah dan Provinsi Lampung pada umumnya.

“Saya juga bagikan sedikit bingkisan kepada seluruh peserta sosper dan saya berharap kegiatan sosper ini dapat menjadi stimulus untuk meminimalisir peredaran dan penggunaan narkoba di Lampung Tengah dan Provinsi Lampung,” tutupnya. (Red)