Arinal Lantik Elvira Jadi Kadis Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan

BANDARLAMPUNG, –Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melantik Elvira Umihani dari Kapala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung) sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan sekaligus melantik 67 Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Pelantikan dilakukan Gubernur Arinal di Balai Keratun Lt.3, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (5/4/2021).

Arinal berharap pejabat yang baru saja dilantik untuk segera melakukan orientasi diri pada jabatan baru dan menguasi bidang tugas dengan benar. “Saya ingatkan kuasai bidang tugas dengan benar dan bangun jaring kerjasama dengan semua pemangku kepentingan,” ujar Gubernur Arinal.

Arinal meminta agar jabatan yang diterima untuk dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan maksimal sehingga menghasilkan output yang baik demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Jangan kerja asal-asalan karena hasilnya juga pasti akan asal-asalan. Dengan penguasaan bidang tugas, baru kita tahu apa yang menjadi permasalahannya, maka harus dikenal medan tugas itu,” katanya.

Arinal menyoroti serius seluruh ASN agar bekerja dengan bersih dan jujur serta tidak terlibat tindakan kriminalitas seperti korupsi dan penipuan.

Menurutnya, pegawai negeri dipersiapkan untuk mengabdi kepada masyarakat bukan mencari kemewahan. “Saya ingin mengajak semua untuk mengakhiri ini, kalau memang kurang, keluar dari pegawai negeri. Di sini bukan mencari tempat kemewahan karena kita dipersiapkan untuk mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya.

Arinal menyebutkan tidak ada toleransi bagi ASN yang melanggar hukum. “Saya ingin tegakkan, tidak akan ada toleransi. Mestinya berpikir apa yang harus kita berikan kepada negara dan daerah serta Provinsi Lampung ini,” katanya.

Arinal mengatakan untuk mencapai sebuah prestasi dan keberhasilan, harus didasari dengan sikap jujur dalam tindakan dan ikhlas dalam pengabdian. “Yang sudah menduduki jabatan jangan merasa aman, yang membuat kalian aman adalah bersihkan hati untuk bekerja maksimal,” pungkasnya.(*)

Riana Sari Buka Lomba Masak TP PKK Se-Lampung

BANDARLAMPUNG, -Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal membuka Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Lampung, yang dilaksanakan di PKK Agro Park, Sabah Balau, Lampung Selatan, Sabtu (3/4/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh TP. PKK Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.Dalam sambutannya, Ibu Riana Sari Arinal menjelaskan bahwa berdasarkan data Survey Status Gizi Balita Indonesia tahun 2019, prevalensi stunting pada balita di Provinsi Lampung sebesar 26,26 Persen.

“Ini sudah berada di bawah rata-rata nasional sebesar 27,67 persen. Tetapi harus tetap menjadi permasalahan serius karena masih di atas standar minimal WHO sebesar 20 persen, apalagi jika memperhatikan target nasional di tahun 2024 sebesar 14 persen,” jelas Ibu Riana.

Peningkatan konsumsi ikan memegang peranan penting dalam peningkatan status gizi masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

“Di sisi lain, peningkatan konsumsi ikan juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya ekonomi para nelayan, pembudidaya ikan dan pengolah hasil perikanan melalui optimalisasi potensi pasar dalam negeri,” jelasnya.

Melalui Lomba Masak Serba Ikan ini, Ibu Riana Sari Arinal berharap dapat memotivasi menciptakan kreasi-kreasi menu berbahan ikan yang disukai masyarakat khususnya ibu hamil dan anak-anak, mudah pengolahannya, serta bergizi tinggi.

“Dengan mengkonsumsi ikan, kita harapkan anak-anak kita akan lebih cerdas dan aktif karena dalam ikan terkandung omega 3, asam amino, vitamin dan mineral yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Ibu Riana Sari Arinal meminta agar mengoptimalkan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan baik di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan sebagai wadah untuk mensinergikan program dan kegiatan serta peran aktif seluruh pemangku kepentingan dalam peningkatan konsumsi ikan di Provinsi Lampung.

“Kemudian, seluruh kader PKK harus menjadi pelopor dalam kampanye gemar makan ikan khususnya bagi ibu hamil dan balita sebagai upaya peningkatan status gizi masyarakat. Karena nasib negara ini di masa depan, sangat tergantung dari kualitas anak-anak kita saat ini,” jelasnya.

Adapun yang keluar sebagai juara pada Lomba kali ini yaitu Juara 1 dari TP. PKK Lampung Tengah, Juara 2 dari TP. PKK Metro, Juara 3 dari TP. PKK Tanggamus. Kemudian, Juara Harapan I dari TP. PKK Lampung Selatan, Juara Harapan II dari TP. PKK Tulang Bawang Barat, dan Juara Favorit dari TP. PKK Lampung Utara. (*)

Nunik Dorong Komunitas Sekawan Ciptakan Kreatifitas dan Inovasi

BANDARLAMPUNG, – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) mendorong Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Lampung menciptakan kreativitas dan inovasi bagi generasi muda menjawab tantangan zaman.

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat Pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing dan Pimpinan Sako SPN Tingkat Daerah Lampung masa bakti 2020-2025 di Aula Intan Pura Pusdiklat Kwarda Lampung, Jumat (2/4/2021). “Mari bersama kita semua membina kader pengurus bangsa melalui gerakan pramuka,” ujar Nunik.

Pada kesempatan itu, Nunik melantik dr. Aditya M. Biomed yang merupakan Kepala UTD PMI Lampung sebagai Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas (Mabisako).

Kemudian, melantik Heri Sensustadi yang merupakan Sekertaris DPW LDII Lampung sebagai Ketua Pimpinan Satuan Komunitas (Pinsako).

Nunik mengatakan jika tidak ingin generasi muda mendatang tergilas oleh perubahan, harus dibekali dengan gerakan positif serta diajarkan kreativitas.

Menurutnya, ini juga menjadi tanggungjawab dari gerakan pramuka termasuk Sako SPN.

“Kita bisa mengambil peran bersama dengan berkolaborasi termasuk bersama Sako SPN menghadirkan kreativitas dan inovasi yang menjadi jawaban atas tantangan perubahan zaman,” katanya.

Nunik menuturkan melalui gerakan positif, menghadirkan kreativitas dan inovasi ini, akan mampu membawa gerakan pramuka Lampung dan semua elemen masyarakat kearah kemajuan.

Gerakan positif ini, kata Nunik salah satunya menghadirkan suatu hal kemandirian yang bisa sampai menyentuh masyarakat hingga didesa.

“Tantangan yang dihadapi hari ini kita jawab dengan memunculkan ruang-ruang yang bisa mendorong ide-ide kreatif. Kita bergerak bersama,” pungkasnya.(*)

Peringati Hari Lahir NU Ke 75 Tahun, Ini Kata Nunik

BANDARLAMPUNG, – Pemerintah Provinsi Lampung, melalui Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), mengajak kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ambil bagian melanjutkan perjuangan menjaga bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Wagub Nunik saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Muslimat NU ke-75 di Gedung Graha Bakti Kwarda Gerakan Pramuka Lampung, Jumat (2/4/2021).

“75 Tahun lalu sudah lahir Muslimat NU untuk pengabdian anak bangsa. Kita berkewajiban melanjutkan perjuangan ditengah tantantan yang luar biasa, semoga perjuangan ini menjadi kontribusi untuk bangsa dan NKRI,” ujar Nunik yang juga Dewan Pakar PW Muslimat NU Lampung.

Dalam menghadapu tantangan perubahan, baik saat ini maupun mendatang, Muslimat NU diminta harus siap menjadi bagian yang turut serta mengambil tanggungjawab keberlangsungan generasi masa depan.

“Apapun situasinya hari ini maupun kedepan, kita harus bersiap,” katanya.

Nunik mengajak Muslimat NU untuk terus bersinergi bersama Pemerintah Provinsi Lampung mewujudkan Rakyat Lampung Berjaya.

Nunik mengatakan siap berkontribusi penuh mendukung progam yang dilakukan oleh Muslimat NU.

“Saya lahir dan semua dari keluarga NU, dimana pun saya mengabdi, semampu saya untuk memberikan yang terbaik. Saya siap kawal program Muslimat NU. Kita ber NU dan bermuslimat niatnya ibadah, yakin Insya Allah barokah,” katanya.

Ada yang menarik dari Peringatan Hari Lahir Muslimat NU ke-75 ini, dimana Muslimat NU Lampung menyiapkan 75 nasi tumpeng yang terdiri dari 5 tumpeng ukuran besar dan 70 berukuran kecil. (*)

Jelang Ramadhan dan Idul Fitri, Stok Daging Sapi Aman

BANDARLAMPUNG, – Menjelang bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah, Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lampung menjamin persedianaan hasil ternak atau daging masih aman.

KepalaDisnakkeswan Lampung Lili Mawarti mengatakan dalam perkiraan kebutuhan konsumsi daging pada bulan April dan Mei sebanyak 4.273 ton, sedangkan ketersediannya sendiri sebanyak 6.340 ton.

“Dari data yang ada, kebutuhan dua bulan kedepan stok daging kita masih terbilang aman, dari 7 kabupaten/kota ketersediaan sapi siap potong sebanyak 7.563 ekor,” kata dia.

Selain menjaga stok daging aman, Disnakkeswan Lampung juga menghimbau kepada perusahaan sapi potong juga agar tidak menaikan harga.

“Kita sudah menghimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Lampung agar tidak menaikan harga,” jelasnya. (*)

Arinal Jadi Orang Pertama Pendataan Keluarga 2021 Dari BKKBN

BANDARLAMPUNG, – Demi memotret kondisi keluarga Indonesia dan menciptakan keluarga yang berkualitas, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Lampung mulai melakukan pendataan keluarga tahun 2021. Untuk Provinsi Lampung dimulai dari keluarga Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Pendataan perdana Keluarga 2021 di Provinsi Lampung ini dilakukan oleh Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Lampung, Uliantina Meiti beserta rombongan saat melakukan audiensi dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, di Mahan Agung, Bandarlampung, Kamis (1/4/2021).

Terkait pendataan keluarga ini, Gubernur Lampung Arinal mengimbau kepada seluruh masyarakat Lampung agar apa yang menjadi ketentuan dapat dilaksanakanan dalam rangka pendataan penduduk.

“Mohon kepada masyarakat untuk mengikuti dengan baik sesuai dengan pentunjuk dari BKKBN,” pesan Gubernur Arinal.

Selain itu, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi juga berharap agar BKKBN Lampung selain mengukur sejauh mana keberhasilan program Keluarga Berencana, juga diharapkan dapat menyampaikan pesan kepada masyarakat Lampung untuk dapat selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Selain melakukan pendataan keluarga, juga diharapkan sampaikan kepada Masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, dan menjauhi kerumunan,” jelas Gubernur Arinal.

Dalam kesempatan itu, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Lampung Uliantina Meiti menerangkan bahwa BKKBN menyelenggarakan pendataan keluarga 2021 untuk memotret kondisi keluarga Indonesia saat ini guna membangun keluarga yang berkualitas.
Pendataan Keluarga 2021 ini akan dilaksanakan pada tanggal 1 April 2021 sampai dengan 31 Mei 2021.

Untuk di Provinsi Lampung, Lanjutnya, pendataan perdana secara serentak dilakukan pada 1 April, yang diawali dari Keluarga Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi. Sedangkan di wilayah Kabupaten/Kota akan diawali dari kepala daerah masing-masing.
Pendataan ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana keberhasilan program Keluarga Berencana, selain itu dilakukan untuk mendata keluarga yang memiliki Batuta dengan gizi buruk atau stunting.

“Ada dua point penting yakni mengukur sejauh mana keberhasilan program Keluarga Berencana, dan juga untuk mendata keluarga yang memiliki Batuta dengan gizi buruk atau stunting,” jelas Uliantina Meiti. (*)

Arinal Dorong PLN Lakukan Pemerataan Listrik

BANDARLAMPUNG, –Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mendorong PT. PLN (Persero) untuk melakukan percepatan pemerataan listrik di Provinsi Lampung dengan menjangkau desa yang berada di daerah kepulauan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima audiensi dari GM PT. PLN (Persero) Gede Agung Sindu Putra, yang dilaksanakan di Mahan Agung, Bandarlampung, Kamis (1/4/2021).

“Ada beberapa pulau yang penduduknya banyak, namun listriknya tidak ada, seperti pulau Tabuhan yang memiliki jarak yang jauh dari daratan. Yang seperti itu harus dilakukan, agar masyarakat dapat merasakan kelistrikan,” ujar Gubernur Arinal.

Gubernur Arinal juga mengajak PT. PLN (Persero) bersinergi dan bekerja sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disepakati.

“Seperti Lampung yang memiliki 4 kawasan industri, jangan sampai ketika investasi masuk, tetapi kelistrikannya belum masuk. Ini harus dilakukan,” jelas Gubernur Arinal.

Lebih dari itu, Gubernur Arinal memberikan apresiasi PT. PLN (Persero) yang tetap berkomitmen untuk menerangi seluruh pelosok Provinsi Lampung. (*)

Gubernur Arinal Djunaidi Buka Musda XIV BPD HIPMI Lampung

Gubernur Arinal Djunaidi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XIV BPD Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Lampung, bertempat di Hotel Novotel, Rabu (31/03/2021).

Turut hadir dalam acara Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Ketua BPC HIPMI se-Provinsi Lampung, serta Pimpinan Perbankan.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal mengapresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya Musyawarah Daerah ini sebagai wahana untuk melakukan konsolidasi organisasi, evaluasi terhadap program kerja, penyempurnaan program kerja serta menetapkan rencana kerja dan kebijakan strategis demi kemajuan HIPMI Lampung.

Menurut Gubernur, pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat. Sebagian besar masyarakat dipusingkan dengan masalah ekonomi karena keterbatasan dalam pekerjaan di masa pandemi ini. Para pelaku usahapun banyak yang terkapar akibat menurunnya daya beli masyarakat yang banyak kehilangan pekerjaan.

Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo akibat pandemi, kinerja perekonomian tanah air sangat terganggu. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 jatuh ke level -2,19%.

Oleh sebab itu, Gubernur mengajak semua pihak yang terkait untuk bekerja keras mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Sebagaimana target dalam APBN tahun ini, pertumbuhan ekonomi harus mencapai angka kurang lebih 5%.

Bappenas mencatat untuk mencapai angka tersebut dibutuhkan investasi sebesar Rp.5,8 Triliun sampai 5.9 Triliun. Bappenas memprediksi kontribusi investasi nantinya akan bersumber dari sektor swasta. Investasi domestik juga diharapkan akan terus meningkat untuk membantu pemulihan ekonomi di masa pandemi saat ini.

“Salah satu kunci pertumbuhan ekonomi kita adalah dengan mengundang investasi baru. Tahun 2021 ini adalah tahun pemulihan yang harus dilandasi dengan semangat dan optimisme,” ujar Gubernur Arinal.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki tanggung jawab untuk mendukung suksesnya pencapaian 7 prioritas nasional tahun 2022, yaitu memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan.

Kemudian, mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan, meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revoluasi mental dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar, membangun lingkungan hidup dan meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim, serta memperkuat stabilitas polhukhankam dan transformasi pelayanan publik.

“Saya mengharapkan hasil dari Musda ini hendaknya sejalan dengan program pembangunan Provinsi Lampung, sehingga karya para pengusaha HIPMI masa kini dan mendatang untuk kemajuan daerah dan masyarakat semakin dapat dirasakan oleh masyarakat Lampung serta mencapai sasaran yang optimal, berdayaguna dan berhasilguna,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Lampung, Arie Nanda Djausal, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa banyak sektor yang terpuruk akibat pandemi Covid yang sudah melanda lebih dari satu tahun sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional, tak terkecuali pada pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung.

Menurut Arie Nanda, proses vaksinasi Covid-19 yang telah dimulai sejak awal tahun ini menimbulkan harapan baru bagi semua pihak, khususnya terhadap kebangkitan ekonomi Lampung. Oleh sebabnya, ungkap Arie Nanda, tema Musda XIV BPD HIPMI yang dipilih kali ini yaitu Persiapan Menghadapi Kebangkitan Ekonomi Lampung Pasca Pandemi Covid-19.

“Dengan semangat kerjanya Gubernur, kami yakin dan sangat optimis dapat memberikan kontribusi yang sebaik-baiknya terhadap pesatnya pertumbuhan ekonomi kita pasca pandemi ini, menuju Lampung Berjaya,” pungkas Arie Nanda.

Disbun Lampung Gelar Pertemuan Dengan DRI Provinsi Lampung

Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Lampung, Achmad Chrisna Putra, menggelar pertemuan sekaligus diskusi dengan Ketua Dewan Rempah Indonesia (DRI) Wilayah Provinsi Lampung, Untung Sugiyatno, bertempat di Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Selasa (30/03).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Jajaran Pengurus Dewan Rempah Indonesia (DRI) Wilayah Provinsi Lampung serta Peneliti dari BPTP Lampung.

Salah satu pokok permasalahan yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu, bagaimana mengembalikan kejayaaan rempah Indonesia di Provinsi Lampung seperti lada, kopi, vanili, dan pala.

Hal ini sejalan dengan program Gubernur Lampung untuk mengembalikan kejayaan rempah Lampung. Adapun tantangan dan kondisi, khususnya pertanaman Lada saat ini adalah produktivitas dan harga yang masih rendah.

Berdasarkan permasalahan tersebut diatas, beberapa masukan dari Dewan Rempah Indonesia Wilayah Provinsi Lampung diantaranya bagaimana mengembangkan pertanaman yang baik, kelembagaan dan pemasaran di tingkat petani.

Para peneliti dari BPTP yang juga anggota Dewan Rempah Indonesia Wilayah Provinsi Lampung menyampaikan bahwa mereka telah melakukan kegiatan riset tentang Lada melalui bantuan Bank Dunia.

Selain hal sumber pertanaman yang baik, juga dibahas model usaha tani yang akan dikembangkan dan menguntungkan. Kajian lain yang tidak kalah penting dalam hal kelembagaan yakni pola yang akan digunakan dan menguntungkan.

Selain itu disampaikan pula program dari Bank Dunia untuk lada dan ternak kambing yang direncanakan dikembangkan di Kabupaten Tanggamus yang sekaligus juga diharapkan dapat menunjang pengembangan di sektor Pariwisata.

Dari segi pemasaran, Asosisasi Eksportir Lada Indonesia (AELI) mengharapkan adanya pembinaan serta edukasi kepada Petani, sehingga produk yang dihasilkan menjadi lebih kompetitif.

Kedepan diharapkan perlu dikembangkannya Lada Organik, yaitu bibit yang menghasilkan piperine yang tinggi (sekitar 10%) dimana saat ini lada kita masih berkisar antara 5-8%, dengan harapan mengembalikan Kejayaan Lada Lampung (Lampung Black Pepper).

Arinal Inginkan Kota Bandar Lampung Punyai Jembatan Terpanjang di Indonesia

Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan wacana pembangunan jembatan penghubung di Kota Bandarlampung, dari Bukit Kunyit Kecamatan Bumi Waras-Duta Wisata Kecamatan Telukbetung Timur.

Jembatan sepanjang 7 kilometer membentang di atas permukaan laut, Teluk Bandarlampung, digadang-gadang menjadi jembatan terpanjang di Indonesia.

“Dari Bukit Kunyit kita buatkan jembatan panjang menuju wilayah Duta Wisata lebih kurang 7 kilometer dengan biaya Rp2,4 triliun,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat membuka Musrenbang Kota Bandarlampung di Aula Gedung Semergou Pemkot setempat, Senin (29/3/2021).

“Desainnya sudah, kalau nanti ada kesempatan kasih ke Wali Kota (Eva Dwiana) tetapi tetap bahwa ini usaha,” lanjut dia.

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan dari Pulau Sumatera atau Jawa yang ingin ke berwisata ke daerah Pesawaran dan Tanggamus seperti Teluk Kiluan, Pulau Pahawang, serta daerah-daerah di Tegal Mas.

“Ini menjadi wisata yang berpotensi pada masa yang akan datang. Tadi Bu Wali mengatakan bahwa daerah pariwisata kurang, menurut saya harus bekerja sama dengan Pesawaran. Mereka punya sumber daya alam tapi sumber daya manusianya dari Kota Bandarlampung,” kata Arinal.

Selanjutnya Pemerintah Provinsi Lampung akan membentuk focus group discussion (FGD) bersama Pemerintah Kota Bandarlampung terkait wacana tersebut.

“Tapi ini kita buat FGD saja, untuk Kota Bandarlampung menjadi lambang provinsi yang pada masa depan akan baik lagi,” ujar dia.

Dikutip dari Rancangan Teknokratik RPJMD Kota Bandarlampung Tahun 2021-2025, pengembangan konektivitas wilayah merupakan salah satu misi pembangunan daerah Tahun 2019–2024 Provinsi Lampung dalam rangka mencapai visi Rakyat Lampung Berjaya.

Infrastruktur Lampung Berjaya dengan konektivitas antar kabupaten/kota ini untuk mengembangkan pusat pertumbuhan baru, infrastruktur untuk kawasan wisata, infrastruktur pertanian, pelabuhan dan infrastruktur telekomunikasi.

Hal ini sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Kota Bandarlampung yakni meningkatkan aksesibilitas menuju Jalan Tol Trans Sumatera.

Pembangunan Jalan Tol Bakauheni (Lampung Selatan)–Terbanggi Besar (Lampung Tengah) yang beberapa interchange atau simpang susunnya ada di Kota Bandarlampung menjadi isu strategis dalam dokumen Peninjauan Kembali Rencana Tata Ruang Wilayah (PK RTRW) Kota Bandarlampung.

Sektor yang tengah difokuskan oleh Pemerintah Kota Bandarlampung adalah pariwisata, baik dalam rangka menunjang pembangunan pariwisata di Sumatera bagian Selatan maupun mendayagunakan potensi keindahan alam Kota Bandarlampung.

Pengembangan obyek wisata pantai dan laut serta perbukitan dalam Kota Bandarlampung menciptakan daya tarik bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara.

Kelengkapan yang dapat dipersiapkan oleh Kota Bandarlampung adalah penyediaan prasarana dan jasa pariwisata seperti perhotelan, restoran, agen perjalanan, perbankan, dan infrastruktur pendukung lain.

Data Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung Tahun 2020 menyebutkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Kota Bandarlampung berdasarkan jumlah tamu hotel di Bandarlampung sejak 2015-2019 terus meningkat.

Wisatawan nusantara pada 2015 (100.176), 2016 (111.612), 2017 (117.193), 2018 (599.460), 2019 (1.064.493) jiwa.

Wisatawan mancanegara pada 2015 (488), 2016 (313), 2017 (339), 2018 (4.589), 2019 (22.218) jiwa.

Data Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung juga menyebutkan terdapat 112 hotel, 723 rumah makan/restoran, dan 58 objek wisata.

Pariwisata Kota Bandarlampung perlu menjadi perhatian mengingat banyak potensi pariwisata yang bisa digali dan dikembangkan.