Ketua DPRD Lampung Gelar Sosperda No 9 Tahun 2016

BANDARLAMPUNG, – Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay menggelar Sosialisasi peraturan daerah No 9 tahun 2016, Sabtu (10/10/2020)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh selamet winarto SIP selaku Camat bumi ratu nuban ,korwil dari unsur pendidikan,kepala sekolah serta masyarakat sekitar.

Mingrum Gumay menjelaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu hak warga negara,oleh karenanya negara harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan baik di kota maupun kabupaten.

”Perkembangan perubahan kehidupan lokal,Nasional dan global harus disikapi dengan perencanaan yang sistematis serta kesinambungan dalam satuan sistem pendidikan nasional, ” ujar Mingrum.

Dalam kesempatan tersebut Mingrum Gumay melakukan sosialisasi terkait pergub no 45 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasan Baru

Lanjut Mingrum Gumay, ”Saya berharap pencegahan penyebaran covid 19 ini dimulai dari diri sendiri dan Keluarga , karena garda terdepan dalam memutus mata rantai adalah diri sendiri,” katanya.

Selamet selaku camat mengatakan terimakasih kepada Ketua DPRD provinsi Lampung telah menyempatkan hadir di desa tersebut.

“Kami berharap dengan adanya Sosialisasi ini para tenaga pendidikan dapat lebih memahami terkait penerapan peraturan daerah No 9 tahun 2016. Sosialisasi ini sangat penting bagi kami,Karena dalam penerapan nya selama ini kami belum memahami teknis dan penerapan perda tersebut,” tutup nya. (Red) 

Kostiana Gelar Sosperda, Ini Penjelasannya

BANDARLAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil Bandarlampung Kostiana kembali melangsungkan giat Sosialisasi Peraturan Daerah di Dapilnya.

Bertempat di Aula Kantor Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandarlampung, Srikandi PDI-Perjuangan ini mensosialisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2018, tentang Penyelenggaraan Pembangunan dan Ketahanan Keluarga dengan narasumber Toni Fisher selaku aktivis perlindungan perempuan dan anak dan Selly selaku Dirut Damar.

Dalam kesempatannya, Kostiana mengatakan salah satu tugas dan fungsi anggota dewan yakni dengan menyerap aspirasi dan mendengarkan keluhan dari masyarakat termasuk mensosialisasikan peraturan daerah ke masyarakat di Dapil.

Menurutnya, pembangunan ketahanan keluarga dapat tercipta jika ada komunikasi yang baik antar anggota keluarga dan tetap selalu rukun.

Selain mensosialisasikan Perda tersebut, Kostiana juga mengedukasi masyarakat tentang adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19. Hal ini seperti yang tertuang dalam Pergub nomor 45 tahun 2020.

“Saya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokoler kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.”pungkasnya. (Red)

Joko Santoso Sosialisasi Sosperda Nomor 9 Tahun 2016

BANDARLAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil IV meliputi Tanggamus, Pesisir Barat dan Lampung Barat Fraksi PAN, Joko Santoso melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Lampung Nomor 9 tahun 2016 tentang Pengembalian Kewenangan Pengelolaan Pendidikan Menengah (SMK/SMA) dari Kabupaten/Kota ke Pemerintah Provinsi, Minggu (11/10/2020).

Sosialisasi Perda ini dilaksanakan di Pekon Waypetai Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Agenda tersebut menghadirkan dua Narasumber dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dan Penggiat Pendidikan.

Di depan konstituennya, Joko Santoso mengatakan, bahwa hak setiap warga negara yaitu mendapatkan kelayakan pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan adanya peraturan yang telah dibuat berharap tidak dipandang sebelah mata oleh masyarakat, melainkan dipandang sebagai upaya dan langkah bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan yang berkembang dan berkualitas,” ungkapnya.

Menurut Anggota Komisi III DPRD Lampung itu, perda itu merupakan bentuk upaya pemerintah dalam mengawal tata kelola pendidikan di setiap sekolahan agar dalam proses  pendidikan berjalan sesuai dengan fungsinya.

Di penghujung acara, Joko juga mengatakan bahwa pondasi dasar dalam mencerdaskan anak bangsa adalah pendidikan sejak dini melalui pendidikan oleh orang tua anak.  (Red)

Yusirwan Imbau Warga Untuk Patuhi Protokol Kesehatan

BANDARLAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung H. Yusirwan SE, MH mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi Protokoler kesehatan dari pemerintah di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Hal itu seperti tertuang dalam Pergub nomor 45 tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru yang ia sampaikan di tengah-tengah Sosper Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan di Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, Minggu (11/10/20).

Yusirwan menyadari, pandemi covid-19 ini masih berlanjut, untuk itu anggota dewan provinsi Lampung Komisi V ini meminta kepada seluruh masyarakat untuk terus waspada dan menjaga keluarga dari bahaya virus Corona atau covid-19.

“Kita semua harus menyadari tentang bahaya virus covid-19  yang saat ini masih kita hadapi, tetap menjaga kesehatan dan tetap menerapkan kebiasaan baru dimasa pandemi seperti ini,” ujarnya.

Disamping itu, Yusirwan juga meminta kepada masyarakat untuk memahami tentang adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat Produktif dan Aman di tengah pandemi covid-19.

Yusirwan juga menyadari, masyarakat harus membiasakan diri dalam menjalani kebiasaan hidup baru ditengah pandemi covid-19.

“Dalam menghadapi covid-19 ini kita tetap harus menjaga kesehatan, tidak perlu takut tapi tetap harus mawas diri sebab virus covid-19 ini masih terus berlanjut. Tetap gunakan protokol kesehatan dan menjaga kesehatan keluarga dengan gaya hidup sehat,” tambahnya. (Red)

Budiman AS Gelar Sosperda Nomor 1 Tahun 2019

BANDARLAMPUNG, – Peredaran narkoba di tengah pandemi COVID-19 di Provinsi Lampung terus mematik perhatian. Salah satunya datang dari Lembaga Legislatif Provinsi Lampung, turut melibatkan seluruh elemen masyarakat dan kaum pemuda untuk memberantas peredaran barang haram tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS menggelar Sosialisasi Perda nomor 1 Tahun 2019 Tentang Fasilitas Pencegahan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainya, di Kelurahan Negri Olok Gading, Kecamatan Telukbetung Barat, Sabtu (10/10/20). Dalam kegiatan tersebut para masyarakat Olok Gading sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dengan tetap menerapakan protokol kesehatan, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini menyebut, masyarakat harus berperan aktif untuk memerangi jaringan penyebaran obat-obatan haram itu.

“Ya, tentunya peran serta masyarakat sangat dikedepankan, karena warga yang mengetahui kultur lingkungan dan kepribadian warga sekitar,” ujarnya, Sabtu (10/10/2020).

Ketua DPC Partai Demokrat Bandar Lampung ini kembali menjelaskan, sejauh ini Lembaga Legislatif terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkotika, khususnya ditengah situasi Pandemi Covid-19.

“Ini sebagai upaya Pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, dengan menggandeng masyarakat dan seluruh pemuda. Karena di tengah pandemi Corona, khawatir ditemukan maraknya peredaran barang haram ini,” kata dia.

Kendati begitu, dia berharap dengan penyuluhan ini peran serta masyarakat dan pemuda untuk memberantas jaringan penyebaran barang haram tersebut, dapat dimaksimalkan dengan cara melakukan koordinasi. (Red)